Saturday, July 12, 2008, posted by FLP Jepang at 8:52 AM
Geliat Menulis

Pelajar-pelajar muslim Indonesia menyatukan diri ke dalam sebuah organisasi yang bernama “Persaudaraan Muslim Indonesia Jepang” (http://www.pmij.org ). Geliat semangat menulis banyak dihembuskan milis organisasi ini. Terutama sejak beberapa karya anggota PMIJ dimuat di media nasional.

Dipelopori beberapa pendahulu yang cukup vokal : Romi Satria Wahono, bos Ilmu Komputer dot Com, yang memang sejak kuliah S1 sudah rajin menulis ulang pelajarannya dalam bentuk tulisan populer. Lalu ada juga Vani, yang sempat mashur dengan salah satu kisahnya, Balon Udara.

Ada juga Ryka Lolita Claudia, yang puisi-puisinya seperti membawa angin baru berbau sastra ke komunitas pelajar yang sepertinya sudah terlanjur tak begitu peduli, atau tepatnya tak sempat, memperhatikan selain yang berbau ilmiah saja.

Selain itu, komunitas muslim Indonesia di Jepang juga akrab disapa tulisan-tulisan Abu Aufa yang nama aslinya Ferry Hadary. Tulisannya ringan, relatif pendek, dan sangat kental dengan pernak-pernik kehidupan sederhana seharian.


Mulai Merintis

Setelah semakin dirasakan penting dan perlunya melatih kemampuan menulis, maka mulailah beberapa orang berkreasi. Juni 2003, mereka memulai langkah paling awalnya dengan membuat mailing list yang beralamatkan flp-jepang@yahoogroups.com.

Namanya baru geliat, enam bulan pertama total imel yang masuk hanya 14 buah. Semangat bahkan hampir padam. Namun karena terdengar kabar bahwa seorang pengurus inti dari sebuah organisasi kepenulisan akan datang dan menetap di Jepang, semangat itu kembali menyala.

Para perintis yang semula tak sampai sepuluh orang itu (Vani, Happy, Romi, Deddy, Putri, Ryka, Ferry, Aji, …) mulai memikirkan cara untuk membesarkan komunitas penulis ini. Mereka mengirimkan surat ajakan bergabung ke beberapa orang yang terlihat sering menulis di berbagai macam milis (komunitas muslim Indonesia di Jepang).

Hari Terbentuknya

Setelah jumlah yang terkumpul sudah semakin banyak, pada 4 Januari 2004 para perintis ini memprakarsai sebuah acara yang diberi judul Ayo Menulis. Tanpa nama organisasi, acara hanya dinamai Walimahan PMIJ dan FLP Jepang (padahal FLP Jepang sendiri belum resmi berdiri). Catatan lengkap bagaimana acara berlangsung, bisa dilihat di bagian lampiran 1 LPJ ini. Namun secara singkat kami sampaikan di sini :

Sesi pertama acara diisi oleh Femina Sagita Baruologo, dengan tema Mari Menulis. Lalu sesi berikutnya, pengenalan FLP, diisi Luhur Bayuaji. Pada sesi ini Luhur Bayu Aji banyak menampilkan profil FLP, baik pusat maupun daerah.

Selanjutnya, moderator acara, Deddy Nur Zaman, menanyakan kesepakatan para hadirin apakah FLP Wilayah Jepang memang perlu dibentuk. Sepakat semua menjawab perlu.

Lalu dibuatlah ancang-ancang pemilihan ketua, sekertaris, dan bendahara. Dimulai dengan diajukannya lima nama; Femina Sagita Barualogo, Luhur Bayuaji, Demmy Damayanti, Irma Nugraha, dan Ryka Lolita Claudia. Voting pun dilakukan, yang dimulai dengan sambutan sepatah dua patah kata dari para calon ketua.

Menjelang acara selesai, salah seorang hadirin, Juariah, membuat interupsi mengusulkan nama lain. Karena interupsi ini diterima, voting pun diulang. Akhirnya forum sepakat meminta saya –Nesia Andriana Arief--, untuk bersedia menerima amanah ini.
 
1 Comments:


At December 18, 2008 at 2:57 PM, Blogger Unknown

lho, blog nya para penulis kok nggak ada tulisannya apa2, apa maksudnya?